PASREPAN, NadiDesa.com – Desa Petung, Kecamatan Pasrepan, kini memiliki pusat peradaban baru yang terus bersinar. Adalah Yayasan Cekap Gampil Wilujeng (CGW), sebuah lembaga yang hadir dengan semangat membawa perubahan nyata melalui pendidikan formal, non-formal, hingga aksi sosial bagi masyarakat lokal.
Di bawah binaan Bapak Muslim dan kepemimpinan Firman Hariyanto sebagai Ketua Yayasan, lembaga ini bertransformasi menjadi wadah multifungsi yang merangkul seluruh lapisan usia. Secara legalitas, yayasan ini telah diperkuat dengan akta notaris dari Naufal Al Ghifari, S.H., M.Kn., memberikan kepastian hukum dalam setiap langkah pengabdiannya.
Salah satu pilar utama yayasan ini adalah PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) Maslahat. Memasuki tahun kedua perjalanannya, PKBM Maslahat telah menjadi oase bagi warga yang sempat terkendala akses pendidikan formal. Dengan kurikulum yang adaptif, lembaga ini berkomitmen mencetak lulusan yang mandiri dan berdaya saing, selaras dengan semangat kemaslahatan umat.
Tak hanya berhenti di pendidikan kesetaraan, Yayasan CGW juga serius menggarap budaya baca di tingkat desa. Melalui Taman Baca Masyarakat (TBM) CGW-PINTAR, yayasan sukses meraih Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) resmi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI. Prestasi ini menempatkan TBM CGW-PINTAR sebagai salah satu pusat literasi desa yang diakui secara nasional, memudahkan akses warga terhadap buku dan informasi berkualitas.
Sisi religiusitas juga menjadi fondasi penting bagi yayasan ini. Melalui Madrasah Al-Qur’an, anak-anak di Desa Petung dididik untuk mencintai dan mendalami kitab suci sejak dini. Kegiatan keagamaan pun rutin digelar, mulai dari Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) hingga agenda Santunan Bakti Sosial.
“Kami ingin Yayasan Cekap Gampil Wilujeng ini benar-benar sesuai namanya—memberikan kemudahan (Cekap Gampil) dan keselamatan atau kesejahteraan (Wilujeng) bagi masyarakat Petung dan sekitarnya,” ujar salah satu pengurus yayasan.
Kehadiran Yayasan CGW membuktikan bahwa kemajuan sebuah desa sangat bergantung pada inisiatif lokal yang tertata rapi. Dengan legalitas yang jelas, program pendidikan yang berjalan (PKBM), serta pengakuan literasi dari pusat (TBM), Yayasan Cekap Gampil Wilujeng kini menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Desa Petung dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).