PASURUAN, nadidesa.com – Desa Sumberejo, Kecamatan Pandaan, kini tengah menjadi sorotan literasi nasional. TBM Andisya, taman baca kebanggaan warga setempat, resmi terpilih sebagai satu-satunya perwakilan dari Provinsi Jawa Timur yang lolos dalam ajang bergengsi PELITA 6 (Penggiat Literasi Desa) yang diselenggarakan oleh Sekolah Literasi Indonesia (SLI).
Bukan sekadar lolos administrasi, TBM Andisya langsung menjalani asesmen lapangan yang sangat intensif selama dua hari berturut-turut 1-2 Maret 2026, untuk seleksi menuju final juara nasional. Kehadiran asesor nasional, Andi Ahmadi, menjadi bukti betapa seriusnya program ini dalam memotret geliat literasi di akar rumput.
Asesmen ini tidak hanya dilakukan di balik meja. Tim asesor diajak terjun langsung merasakan denyut nadi literasi di Sumberejo. Dimulai dengan FGD (Focus Group Discussion) bersama pengurus, tim kemudian melakukan “safari literasi” ke tokoh-tokoh kunci desa, mulai dari pengurus RW, BPD, hingga Kepala Desa.
Momen paling berkesan terjadi saat asesor menyaksikan langsung Festival Ramadan Sumberejo. Suasana hangat penuh antusiasme terlihat dari deretan bazar UMKM dan berbagai lomba edukasi anak yang digelar bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Ini membuktikan bahwa di tangan TBM Andisya, literasi bukan hanya soal mengeja kata, tapi juga tentang pemberdayaan ekonomi dan karakter anak bangsa, dan berkolaborasi elok lintas organisasi.
Langkah TBM Andisya menuju level nasional mendapat “lampu hijau” dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Pada hari kedua, rombongan melakukan kunjungan strategis ke berbagai dinas terkait. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Bapak Heru Farianto, S.Sos., M.Si, serta Kepala Dinas Pendidikan, Ibu Tri Krisni Astuti, S.Sos., MM, memberikan apresiasi luar biasa.
“TBM Andisya sudah membuktikan konsistensinya sepanjang 2025. Harapan kami, melalui PELITA 6 ini, ekosistem literat di Desa Sumberejo tidak hanya kuat, tapi juga bisa menular ke desa-desa lain di Kabupaten Pasuruan,” ungkap Bapak Heru dengan nada optimis.
Keberhasilan ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan TBM Andisya pada program PELITA 5. Karena dampak positif yang nyata dirasakan warga, semangat untuk “naik kelas” ke PELITA 6 pun diambil. Adalah tiga sosok penggerak yang menjadi calon Pelita 6 SLI yang akan mengawal program ini selama tiga tahun ke depan: Andita A. Aryoko (Tokoh yang juga menjabat Ketua Forum TBM Pasuruan), Faizal Darmawan dan Sovi Romadyna. Ketiganya siap menjadi nakhoda bagi ekosistem literasi yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Desa Sumberejo. Dengan lolosnya TBM Andisya, Kabupaten Pasuruan kini resmi memiliki prototipe desa literat yang diakui secara nasional.
