BUKAN BUKU BIASA! ANEKA BIG BOOK MELENGKAPI PROGRAM LITERASI DI PERPUSTAKAAN “MENTARI ILMU” SDN KEDEMUNGAN 2

Nadidesa.com-Kejayan, Perpustakaan Ramah Anak (PRA) “Mentari Ilmu” SDN Kedemungan 2, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, pada Kamis, 1 Oktober 2026 juga kedatangan tamu istimewa. Tim Perpustakaan Ramah Anak Nasional (PRAN) datang untuk meninjau langsung Perpustakaan Ramah Anak di Kabupaten Pasuruan, sekaligus membahas persiapan keberlanjutan program PRAN ke depan.

Hadir kak Sitta Alia selaku Koordinator Lapang Kabupaten Pasuruan dan kak Irma Ayu Sofiani selaku Koordinator Program Provisi Media Pratama.

Program Perpustakaan Ramah Anak Nasional merupakan kolaborasi program Kemendikdasmen bersama Provisi Media Pratama. Di Kabupaten Pasuruan, ada 41 sekolah yang mendapatkan program PRAN ini, salah satunya adalah SDN Kedemungan 2.

Rangkaian acara di SDN Kedemungan 2 dibuka dengan sangat meriah. Saat tim PRAN datang, penampilan drumband dari anak-anak tampil dengan penuh semangat dan membanggakan. Suara drum dan trompetnya membuat suasana penyambutan menjadi sangat hidup dan istimewa.

Bukan Buku Biasa: 7 Judul Big Book Buatan Guru, Siswa, dan Orang Tua

Di PRA Mentari Ilmu, koleksi bukunya bukan hanya buku biasa. Ada aneka Big Book yang melengkapi koleksi perpustakaan. Terdapat 7 judul big book dengan ukurannya yang besar-besar. Saat buku dibuka, gambar dan tulisannya kelihatan jelas dari jauh.

Big Book adalah buku berukuran besar yang sengaja dibuat untuk dibaca bersama-sama. Bukan dibaca sendiri-sendiri, tapi dibaca nyaring bersama-sama di depan kelas atau di perpustakaan. Karena ukurannya besar, semua anak bisa melihat gambar dan tulisan yang sama dalam satu waktu. Anak yang duduk paling belakang pun masih bisa ikut membaca.

Inspirasi Big Book ini hadir dari ibu Sulis selaku korwil bidang pendidikan kecamatan Kejayan.

Upaya kolaborasi guru, siswa, dan orang tua mewarnai pembuatan big book ini. Jadi setiap Big Book memiliki cerita dan sentuhan yang berbeda-beda sesuai kelas masing-masing.

Ada guru yang membuat Big Book bersama siswa, dari mulai menggambar, mewarnai, sampai menulis cerita. Ada juga yang membuat bersama orang tua murid, sehingga orang tua ikut terlibat langsung dalam proses literasi anaknya. Ini yang membuat big book di PRA Mentari Ilmu bukan sekadar koleksi, tapi hasil karya bersama keluarga besar SDN Kedemungan 2.

Saat Big Book dipamerkan di PRA Mentari Ilmu, tim PRAN langsung tertarik untuk melihat satu per satu.

Setelah berkunjung  langsung ke PRA Mentari Ilmu, acara dilanjutkan dengan membaca nyaring bersama ibu Nafis selaku pustakawan PRA Mentari Ilmu.

Anak-anak sangat antusias, saling sahut-menyahut menjawab beragam pertanyaan yang dilontarkan oleh ibu pustakawan. Sejumlah hadiah pun dibagikan kepada anak-anak yang berhasil menjawab pertanyaan.

Program Unggulan: Kokurikuler Berbasis Literasi di PRA Mentari Ilmu

Di SDN Kedemungan 2, salah satu program unggulan PRA Mentari Ilmu adalah Kokurikuler Berbasis Literasi di PRA.

Program ini artinya kegiatan kokurikuler yang biasanya dilakukan di kelas, kali ini dilakukan di perpustakaan dan berbasis literasi. Anak-anak tidak hanya belajar teori, tapi langsung praktik membaca, bercerita, membuat karya, dan berdiskusi di Perpustakaan Ramah Anak Mentari Ilmu.

Melalui program ini, perpustakaan menjadi tempat belajar yang menyenangkan, bukan tempat yang sepi dan membosankan. Anak-anak terbiasa datang ke perpustakaan untuk belajar, bermain, dan berkarya, sekaligus menumbuhkan kebiasaan membaca sejak dini.

Sebagai pendamping PRA di SDN Kedemungan 2, Andita A. Aryoko memberikan bank ide berupa 25 ragam inspirasi kegiatan literasi bersama anak-anak, agar semakin bervariasi kegiatan literasi di PRA Mentari Ilmu.

Diskusi Keberlanjutan Bersama Paguyuban dan Stakeholder

Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi tentang keberlanjutan PRA bersama paguyuban dan seluruh stakeholder. Masukan-masukan yang sangat membangun, baik dari paguyuban, ibu korwil, bapak pengawas, maupun ibu kepala sekolah.

Ibu Elis, demikian nama sapaan ibu kepala sekolah SDN Kedemungan 2 menyampaikan;

 “Alhamdulillah, setelah dikunjungi Tim Perpustakaan Ramah Anak Nasional Provisi Mandiri Pratama Jakarta, kami semakin optimis. Perpustakaan Mentari Ilmu tidak boleh berhenti sebagai proyek, tapi harus berkelanjutan. Ke depan, kami sudah menyiapkan beberapa agenda kolaborasi:

Pertama, Kolaborasi Orang Tua melalui Paguyuban. Kami akan mengaktifkan program ‘Orang Tua Mendongeng’ setiap Jumat. Ayah Bunda secara bergiliran menjadi relawan Read Aloud di perpustakaan. Selain program orang tua membacakan buku sebelum tidur di rumah yg sudah berjalan

Kedua, Kolaborasi dengan Pemerintah Desa Kedemungan. Kami akan menjadikan Perpustakaan Mentari Ilmu sebagai Perpustakaan Desa agar masyarakat umum juga bisa memanfaatkan. Anak-anak bisa membaca bersama orang tuanya sepulang sekolah.

Ketiga, Kolaborasi dengan Korwil, Pengawas dan K3S Kecamatan Kejayan. Kami siap menjadi Sekolah Model / Sekolah Imbas. Nanti kami akan berbagi praktik baik pembuatan Big Book dan pengelolaan pojok baca kepada SD lain di Kecamatan Kejayan.

Keempat, Kolaborasi dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Pasuruan dan Pegiat Literasi. Untuk penambahan 500 buku bacaan ramah anak, termasuk buku-buku karya Ibu Bupati Pasuruan (Buku MEDI), serta pelatihan pengelolaan perpustakaan untuk guru pustakawan kami.

Harapan kami, perpustakaan ramah anak Mentari Ilmu benar-benar menjadi Mentari yang terus menyinari ilmu anak-anak di desa Kedemungan.”

Dengan semangat kolaborasi ini, Perpustakaan Ramah Anak Mentari Ilmu SDN Kedemungan 2 diharapkan terus menjadi rumah literasi yang ramah, menyenangkan, dan berkelanjutan bagi seluruh siswa.

Kunjungan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan oleh tim PRAN, ibu Elis Ratna Dewi selaku kepala sekolah SDN Kedemungan 2 langsung unboxing dan disambut dengan suka cita dan kehebohan anak-anak SDN Kedemungan 2 yang ingin segera membaca buku-buku baru pemberian tim PRAN tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *